Pba.umsida.ac.id-Penelitian Mida Hamidatussya’diyah dan Najih Anwar dari Umsida mengkaji penggunaan game edukasi Baamboozle dalam pembelajaran Bahasa Arab siswa SMA Muhammadiyah 1 Babat yang dipublikasikan pada Januari 2025 di JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan,
Baca Juga: Riset PBA Umsida Ungkap Strategi Belajar Bahasa Arab Lewat Instagram
untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap minat belajar siswa melalui pendekatan kuantitatif, angket, dan analisis korelasi Product Moment menggunakan IBM SPSS 27.
Game Edukasi Jadi Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab
Pembelajaran Bahasa Arab di tingkat sekolah menengah masih menghadapi tantangan dalam membangun minat belajar siswa. Dalam penelitian tersebut, rendahnya minat siswa menjadi salah satu persoalan yang perlu dijawab melalui strategi pembelajaran yang lebih inovatif. Sebagian siswa masih menganggap Bahasa Arab sebagai mata pelajaran yang sulit, membosankan, dan kurang menarik dibandingkan pelajaran lain.
Kondisi itu mendorong perlunya penggunaan media pembelajaran yang mampu membuat siswa lebih aktif, tertarik, dan terlibat dalam proses belajar. Salah satu media yang dikaji dalam penelitian ini adalah Baamboozle, yaitu platform permainan edukatif berbasis web yang dapat digunakan guru untuk membuat kuis interaktif, baik dalam pembelajaran tatap muka maupun daring.
Baamboozle dinilai relevan karena menghadirkan suasana belajar yang lebih kompetitif, kolaboratif, dan menyenangkan. Melalui permainan berbasis kuis, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga diajak menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam aktivitas pembelajaran.
Dalam konteks pembelajaran Bahasa Arab, media seperti ini berpotensi membantu siswa memahami kosakata, menyusun kalimat, dan mengikuti pembelajaran dengan suasana yang lebih ringan. Namun, penggunaan game edukasi tetap perlu diarahkan secara pedagogis agar tidak berhenti sebagai hiburan semata, melainkan menjadi alat bantu pencapaian tujuan belajar.
Penelitian Gunakan Angket dan Analisis Korelasi
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi. Data dikumpulkan melalui angket yang mengukur aspek minat belajar siswa, meliputi perasaan senang, perhatian, ketertarikan, serta keterlibatan atau partisipasi dalam pembelajaran Bahasa Arab.
Populasi penelitian tercatat sebanyak 110 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Babat. Dari data responden yang dianalisis, penelitian ini melibatkan 45 siswa. Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, yakni 35 siswa atau 77,8 persen, sedangkan laki-laki berjumlah 10 siswa atau 22,2 persen.
Dari sisi usia, sebagian besar responden berusia 16 tahun dengan jumlah 34 siswa atau 75,6 persen. Responden berusia 17 tahun berjumlah 10 siswa atau 22,2 persen, sedangkan responden berusia 18 tahun berjumlah 1 siswa atau 2,2 persen.
Sebelum melakukan analisis utama, peneliti menguji validitas, reliabilitas, dan normalitas data. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir pertanyaan pada variabel game edukasi Baamboozle dan minat belajar Bahasa Arab dinyatakan valid. Uji reliabilitas juga menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,955 untuk variabel Baamboozle dan 0,956 untuk variabel minat belajar Bahasa Arab, sehingga keduanya termasuk dalam kategori reliabilitas sangat kuat.
Uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,057, lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, data dinyatakan berdistribusi normal dan dapat dilanjutkan pada uji korelasi Product Moment.
Hasil Menunjukkan Pengaruh Kuat terhadap Minat Belajar
Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,740. Angka ini menunjukkan hubungan atau pengaruh yang kuat antara penggunaan game edukasi Baamboozle dan minat belajar Bahasa Arab siswa. Nilai tersebut juga lebih besar dari r tabel 0,294, sehingga hipotesis alternatif dalam penelitian diterima.
Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, game edukasi Baamboozle memberikan sumbangan pengaruh sebesar 54,76 persen terhadap minat belajar Bahasa Arab siswa. Sementara itu, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Temuan tersebut memperkuat pandangan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa. Dalam pembelajaran Bahasa Arab, Baamboozle dapat menjadi sarana untuk mengurangi kejenuhan, meningkatkan perhatian, dan mendorong partisipasi siswa selama proses belajar berlangsung.
Meski demikian, hasil penelitian ini perlu dibaca secara proporsional. Karena desain penelitian yang digunakan adalah korelasional, temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara penggunaan Baamboozle dan minat belajar, bukan berarti seluruh peningkatan minat belajar hanya disebabkan oleh satu media tersebut. Faktor lain seperti metode guru, lingkungan kelas, fasilitas sekolah, motivasi pribadi siswa, dan dukungan pembelajaran juga tetap berperan.
Penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi guru Bahasa Arab dan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih interaktif.
Baca Juga: Mahasiswa PAI dan IMM FAI Raih Prestasi dalam Awarding Liga Prestasi Umsida 2026
Sekolah dapat mempertimbangkan integrasi media edukatif berbasis digital seperti Baamboozle, disertai dukungan perangkat komputer, LCD, dan koneksi internet yang memadai. Dengan pengelolaan yang tepat, game edukasi dapat menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan akademik siswa.
Sumber:
Artikel ilmiah “Pengaruh Game Edukasi Baamboozle terhadap Minat Belajar Bahasa Arab Siswa SMA Muhammadiyah 1 Babat” karya Mida Hamidatussya’diyah dan Najih Anwar, dipublikasikan dalam JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Januari 2025.


















