Pba.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FAI Umsida) memperkuat langkah internasionalisasi melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan ASAS Institute Quran.
Baca Juga: Irji Ulchaq Raih Juara Nasional MHQ 10 Juz
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya PBA Umsida dalam mengembangkan pendidikan bahasa Arab yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berwawasan global.
MoA tersebut dilaksanakan dalam rangkaian seminar internasional FAI Umsida bertajuk Halal Lifestyle in the Era of Society 5.0: Bridging Faith, Food, and Education yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus 1 Umsida, Selasa (26/5/2026).
Kerja sama ini semakin strategis karena ASAS Institute Quran berada dalam pembinaan Prof Dr Ahmad Muhammad At-Toukhi MA, akademisi internasional dari Mesir yang memiliki perhatian besar terhadap penguatan bahasa Arab dan kajian Al-Qur’an. Bagi PBA Umsida, kolaborasi ini menjadi ruang penting untuk memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Arab di lingkungan program studi.
PBA Umsida Dorong Pembelajaran Bahasa Arab Bertaraf Global
Ketua Program Studi PBA Umsida, Khizanatul Hikmah SS MPd, menyampaikan bahwa kerja sama dengan ASAS Institute Quran menjadi momentum penting bagi pengembangan prodi. Menurutnya, pendidikan bahasa Arab saat ini tidak cukup hanya berfokus pada penguasaan teori kebahasaan, tetapi juga perlu diperkuat melalui jejaring akademik internasional.
“MoA ini menjadi langkah strategis bagi PBA Umsida untuk memperluas ruang kolaborasi dalam pengembangan bahasa Arab. Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi mahasiswa dan dosen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahasa Arab memiliki posisi penting dalam dunia pendidikan Islam. Bahasa Arab bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga menjadi pintu utama dalam memahami Al-Qur’an, hadis, dan khazanah keilmuan Islam. Karena itu, pengembangan pembelajaran bahasa Arab perlu terus disesuaikan dengan kebutuhan zaman.
Melalui kerja sama ini, PBA Umsida berpeluang mengembangkan berbagai program akademik, seperti kuliah tamu internasional, pelatihan metodologi pembelajaran bahasa Arab, diskusi keilmuan, penguatan kurikulum, hingga kolaborasi dalam kajian Al-Qur’an berbasis bahasa Arab.
Khizanatul menambahkan bahwa kolaborasi dengan ASAS Institute Quran juga dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Mahasiswa PBA diharapkan tidak hanya memahami bahasa Arab dalam konteks kelas, tetapi juga mampu melihat bagaimana bahasa Arab digunakan dalam tradisi keilmuan Islam di tingkat internasional.
ASAS Institute Quran Perkuat Kajian Bahasa Arab dan Al Quran
Kehadiran ASAS Institute Quran sebagai mitra kerja sama menjadi nilai penting bagi PBA Umsida. Dengan pembina Prof Dr Ahmad Muhammad At-Toukhi MA, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan penguatan akademik, terutama dalam integrasi antara pembelajaran bahasa Arab dan kajian Al-Qur’an.
Prof Dr Ahmad Muhammad At-Toukhi MA menegaskan bahwa bahasa Arab memiliki kedudukan utama dalam memahami pesan Al-Qur’an. Menurutnya, penguasaan bahasa Arab harus diarahkan tidak hanya pada aspek linguistik, tetapi juga pada kemampuan memahami nilai, makna, dan pesan keislaman.
“Bahasa Arab merupakan kunci penting untuk memahami Al-Qur’an. Karena itu, pembelajaran bahasa Arab harus terus diperkuat agar mahasiswa mampu memahami teks, makna, dan nilai yang terkandung di dalamnya,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan arah pengembangan PBA Umsida yang menempatkan bahasa Arab sebagai bidang keilmuan yang terhubung erat dengan pendidikan Islam. Melalui MoA ini, PBA Umsida ingin memperkuat posisi bahasa Arab sebagai ilmu yang hidup, relevan, dan memiliki kontribusi besar dalam pembentukan generasi muslim berwawasan global.
Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi PBA Umsida untuk memperluas model pembelajaran. Kolaborasi dengan lembaga internasional dapat menjadi jembatan dalam menghadirkan perspektif baru, baik dalam pengajaran keterampilan bahasa Arab, pengembangan bahan ajar, maupun penguatan kajian Al-Qur’an.
FAI Umsida Dukung Internasionalisasi Prodi
Dekan FAI Umsida, Dr Ida Rindaningsih MPd, menyampaikan bahwa kerja sama internasional yang dilakukan PBA Umsida menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat kualitas akademik dan jejaring global. Menurutnya, setiap kerja sama harus diarahkan pada program yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi pengembangan lembaga.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari ikhtiar FAI Umsida untuk menghadirkan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan,” jelasnya.
Ia menilai PBA Umsida memiliki peran strategis dalam mendukung visi FAI Umsida. Sebagai program studi yang berfokus pada pendidikan bahasa Arab, PBA menjadi salah satu garda penting dalam memperkuat literasi keislaman, pemahaman Al-Qur’an, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan Islam.
Dr Ida berharap MoA dengan ASAS Institute Quran tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Kerja sama tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan akademik yang nyata, seperti visiting lecturer, seminar bersama, pelatihan, riset kolaboratif, dan program pengembangan kompetensi mahasiswa.
Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

















