Pba.umsida.ac.id-Penggunaan media pembelajaran yang inovatif sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pembelajaran.
Baca Juga: Kurikulum Merdeka Dorong Guru Bahasa Arab Lebih Adaptif dan Kreatif
Penelitian yang dilakukan di SDI Ash Siddiq Buduran Sidoarjo menunjukkan bahwa penggunaan media boneka jari dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab pada siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang luar biasa dalam hasil belajar siswa, menjadikan pembelajaran bahasa Arab lebih interaktif dan menyenangkan.
Dalam pembelajaran bahasa, terutama bahasa Arab, sangat penting untuk menerapkan metode yang dapat memotivasi dan menarik perhatian siswa.
Penelitian terbaru yang dilakukan di SDI Ash Siddiq Buduran Sidoarjo menunjukkan bagaimana penggunaan media boneka jari dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab pada siswa kelas V.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana media sederhana ini dapat digunakan untuk membuat pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih menarik dan efektif.Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V yang sebelumnya menghadapi kesulitan dalam memahami materi keterampilan berbicara bahasa Arab dengan hanya menggunakan media buku. Dalam penelitian ini, siswa dibagi menjadi enam kelompok, dan guru menggunakan media boneka jari untuk membantu menjelaskan materi pembelajaran. Setiap siswa diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam percakapan berbahasa Arab melalui penggunaan boneka jari, yang menghidupkan suasana kelas dan membuat pembelajaran lebih interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa. Sebelum penggunaan media boneka jari, hanya 50% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Namun, setelah menggunakan media boneka jari, tingkat ketuntasan siswa meningkat menjadi 100%. Selain itu, jumlah siswa yang mencapai nilai KKM 75 juga meningkat drastis dari 20% menjadi 90%.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media yang mengundang partisipasi aktif siswa dapat memperbaiki pemahaman mereka terhadap materi bahasa Arab. Dengan melibatkan siswa dalam praktik berbicara melalui boneka jari, mereka tidak hanya belajar kosakata baru, tetapi juga memahami bagaimana menggunakan bahasa Arab dalam konteks percakapan sehari-hari.
Penelitian ini membuktikan bahwa media pembelajaran, terutama yang bersifat interaktif seperti boneka jari, sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran bahasa. Dengan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berbicara secara aktif, media ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berbicara mereka, tetapi juga membangun rasa percaya diri mereka dalam berbahasa Arab. Metode ini dapat menjadi model yang dapat diadaptasi oleh sekolah lain untuk meningkatkan pembelajaran bahasa Arab di tingkat dasar.
Penerapan media boneka jari dalam pembelajaran bahasa Arab terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Dengan menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan menyenangkan, siswa di SDI Ash Siddiq Buduran Sidoarjo berhasil mencapai hasil yang memuaskan.
Baca Juga: Kaprodi S2 MPI Umsida : Workshop Kurikulum Merdeka Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pembelajaran berbasis media ini menunjukkan potensi besar untuk diterapkan dalam pengajaran bahasa Arab di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa.
Sumber: Riyahi, Sh., & Anwar, N. (2025). Penerapan Media Boneka Jari untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Islam (SDI) Ash Siddiq Buduran Sidoarjo. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 10, Nomor 01, Maret 2025.


















